Minggu, 08 Mei 2011

dilema penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja

Share it Please

Apakah penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja menimbulkan dilemma etika? Mengapa atau mengapa tidak?
Jelas  menimbulkan suatu dilema. Khususnya bagi generasi muda seperti anak dan remaja, Internet bisa memiliki dampak negatif yang dapat merusak masa depan. Di era globalisasi ini teknologi semakin lama semakin canggih, Internet bisa dikatakan sebagai makanan sehari-hari, bahkan orang-orang pelosok pun bisa mengakses internet, itulah bukti bahwa internet sekarang ini sebagai pokok kehidupan. Sebuah data menunjukkan bahwa dari jumlah pengguna internet rata-rata pengguna internet di perkotaan 60% adalah di bawah 30 tahun. Artinya, para pengguna itu adalah anak-anak dan remaja. Namun teknologi ini mempunyai danpak posotif  dan negative. Setiap anak bisa mengakses Internet langsung dari handphone maupun komputer dan laptop di dalam kamar. Internet pun lalu berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan mereka, khususnya para remaja. Mereka bisa mengunjungi situs-situs yang kelihatan aman namun berbahaya.
Misalnya saja bahaya dari Internet yang dapat merusak masa depan seorang anak dan remaja:
Pornografi Internet
Bisnis pornografi di Internet merupakan salah satu bisnis nomor satu dalam dunia online. Untuk  mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, banyak penyedia jasa pornografi mempromosikan produknya dengan berbagai cara. Situs seperti itu bisa muncul tiba-tiba baik melalui e-mail maupun layar pop-up. Seorang anak yang sudah kecanduan pornografi Internet akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Dalam keadaan cemas, otak berputar 2,5 kali lebih cepat dari putaran biasa pada saat normal. Akibat perputaran yang terlalu cepat ini, otak seorang anak dapat menciut secara fisik sehingga otak tidak berkembang dengan baik. Suatu keadaan yang dapat merusak masa depan seorang anak. Selain itu, biasanya akan melekat dan sulit untuk dihilangkan dalam pikiran anak dalam jangka waktu yang cukup lama.
Pemangsa Seksual
Internet juga sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui anak-anak. Ada sebanyak pemangsa seksual setiap hari yang memanfaatkan ruang rumpi (chatting room) untuk berkenalan, kemudian mengajaknya untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan. Bila tidak berhati-hati, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mencuri identitas pribadi yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.
Kecanduan Internet
Internet juga bisa menjadi candu. Seorang anak atau remaja bisa saja ketagihan untuk berada di dunia maya. Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja.

Pengaruh internet terhadap perkembangan remaja dapat dilihat lewat empat parameter yakni, perkembangan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan emosional, dan perkembangan sosial.
* Perkembangan Fisik
Seorang remaja pada masanya mengalami perubahan-perubahan pada tubuh, otak, kapasitas sensoris dan keterampilan motorik. Perubahan-perubahan itu merupakan peralihan dari fisik anak-anak menuju fisik orang dewasa. Fisik seorang remaja bergerak menuju kematangan. Tanda paling mencolok dari perkembangan fisik remaja adalah perkembangan alat-alat genital, baik yang primer dan sekunder. Dalam hal ini internet dapat merangsang pertumbuhan fisik remaja. Situs-situs vulgar, cybersex yang berisi materi-materi yang berbahaya secara tidak langsung merangsang pertumbuhan dan perkembangan seksualitas seorang remaja. Dalam hal ini peran orang tua sangat penting untuk memberi pemahaman terhadap perkembangan seksualitas remaja.

Meskipun demikian, kecanduan internet juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik seorang remaja bahkan dapat mengganggu perkembngan fisiknya. Dampak-dampak buruk itu antara lain; 1) Makan menjadi tidak teratur; 2) Tidur menjadi tidak teratur; 3) Kelelahan fisik.
* Perkembangan Kognitif
Para remaja sangat aktif membangun dunia kognitifnya. Mereka sudah mempunyai pola pikir sendiri alam menanggapi masalah, memilah-milah dan mengorganisir ide-ide dan menciptakan ide baru. Kemampuan remaja dalam belajar, memori, menalar, berpikir dan bahasa sangat berkembang sehingga mereka dapat berpikir secara abstrak atau tentang sesuatu yang abstrak. Remaja mampu berspekulasi. Mereka mulai mempertanyakan keabsahan pemikiran yang ada dan mempertimbangkan banyak alternatif pemikiran yang lain sehingga seringkali mereka mengalami konflik pemahaman.
Internet dapat menjadi salah satu sarana remaja memperoleh informasi serta jawaban-jawaban dari masalah yang dihadapi. Internet dapat memperluas wawasan berpikir remaja. Akan tetapi, apabila seorang remaja kecanduan internet, ia menjadi terikat pada internet. Internet lalu dijadikan satu-satunya sumber kebenaran. Seorang remaja tidak lagi mampu membedakan hal-hal mana yang nyata dan hal-hal mana yang maya. Baginya yang maya juga nyata. Remaja menjadi kehilangan pola pikirnya sendiri. Pola pikirnya sangat dipengaruhi pola pikir yang ada dalam internet.
* Perkembangan Emosional
Masa remaja merupakan masa yang penuh gejolak bagi remaja. Ketegangan emosi meninggi karena adanya perubahan fisik dan kelanjar, pencarian identitas diri, serta konflik-konflik sosial. Selain itu, remaja sangat rentan terhadap pendapat orang lain tentang dirinya. Remaja sangat memperhatikan dirinya sendiri. Dalam diri remaja juga mulai timbul rasa cinta dan kasih sayang terhadap oranglain, khususnya lawan jenis.
Internet dapat membantu perkembangan emosi seorang remaja. Remaja dapat melampiaskan segala perasaan yang ada dalam dirinya dengan berbagai cara seperti lewat situs jejaring sosial, Facebook atau Twiter. Remaja dapat menampilkan diri sesuai yang ia inginkan dalam internet. Akan tetapi, kecanduan internet dapat mengganggu perkembangan emosi remaja. Kecanduan internet dapat mengakibatkan gangguan mental seperti; 1) Online Intermittent Explosive Disorder (OIED), gangguan kepribadian berupa emosi yang meledak-ledak saat online; 2) Low Forum Frustration Tolerance (LFFT), mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit dengan segera; 3) Munchausen Syndrom, membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit; 4) Online Obsessive-Compulsive Personality Disorder (OOCPD), gangguan kepribadian yang tergoda untuk memaksa orang lain pada saat online khususnya masalah bahasa; 5) Low Cyber Self-Esteem (LCSE) atau penghargaan terhadap diri sendiri yang rendah; dan 6) Internet Asperger’s Syndrome, hilangnya semua aturan sosial dan empati pada diri seseorang, disebabkan tanpa alasan selain hanya secara kebetulan berhadapan dengan sebuah benda mati; berkomunikasi via papan tombol dan monitor pada suatu waktu.
* Perkembangan Sosial
Pada masa remaja, seorang remaja mulai melepaskan diri dari orang tua. Mereka mulai menyesuaikan diri dengan lawan jenis. Kelompok teman sebaya sangat berpengaruh dalam pergaulan remaja.
Internet dapat membantu remaja dalam bersosialisasi. Internet memudahkan remaja menjalin relasi dengan teman ataupun lawan jenis. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi halangan dalam hal komunikasi. Akan tetapi, sebuah penelitian menggungkapkan bahwa seorang remaja yang kecanduan internet cenderung mengalami penurunan keinginan untuk berkomunikasi secara langsung, tatap muka, khususnya dengan keluarga. Lebih dari itu, sebenarnya internet telah membatasi pergaulan seorang remaja. Remaja yang kecanduan internet hanya bisa berelasi dengan mereka yang juga mampu mengakses internet. Remaja lalu sangat selektif dalam memilih teman. Relasi remaja yang sebenarnya sangat luas dipersempit.
Dampak Positif Dan Negatif Dari Internet
Dampak Positif
·         Mendapatkan informasi lebih maju, pasti akurat dan cepat
·         Memungkinkan kita berkomunikasi jarak jauh, tanpa harus mendatangkan orangnya.
·         Bagi siswa dan maha siswa bisa mengerjalan tugas di sekolah dengan mudah dan pasti.
·         Berbagai hasil penelitian bisa bertukar informasi hasil penelitian lewat internet.
·         Bisa lebih tahu tentang dunia.
·         Menggampangkan mencari informasi.
·         Lebih mudah untuk memasarkan apa yang kita jual.
Dampak Negatif
·         Banyak orang yang menyalahgunakanya seperti berjudi, membuka situs-situs porno, melakukan penipuan.
·         Pelanggaran hak cipta penyebaran virus, pornografi.
·         Membuat orang malas, membuat orang jadi berbuat dosa.
·         Mengabaikan kewajiban pada Tuhan YME.
·         Pergaulan bebas.
·         Pencurian data.

Menurut ahli informatika dari ITS Surabaya internet tidak perlu dihindari karena, masih banyak manfaat dari internet, terutama bagi pengembang iptek dan pendidikan.
yang penting adalah bagaimana cara menciptaka filter untuk danpak negative dari internet itu, sepeti yang dilakukan di china, irian, arabsaudi, eropa, dan America sendiri.
Seharusnya secepatnya dilakukan lakukan tindakan secara teknologi, hukum, dan evaluasi provider untuk mengurangi dampak buruk tersebut.
Cara Internet Yang Baik Dan Benar
·         Jangan karena keasyikan bermain internet terjadi lupa ibadah, makan dan mandi.
·         Jangan mengobral sesuatu yang berdanpak negative bagi kita.
·         Jika mengirim e-mail, maka jangan terlalu berlebihan samapi ke hal-hal yang sifatnya pribadi.
·         Jangan terlalu larut dalam berkominikasi ataupun chatting.
·         Pikirlah dahulu, apa yang seharusnya kamu perbuat atau yang berdanpak positif bagi kita, agar tidak menyesak di kemudian hari.
Apakah orang tua harus membatasi penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja? Mengapa atau mengapa tidak?
Menurut saya pembatasan penggunaan internet pada anak-anak dan remaja sangatlah perlu dibatasi.
Dalam hal ini orang tua sangatlah berperan penting dalam mengajarkan dan mengenalkan internet kepada anaknya. Orang tua dituntut berperan aktif dalam mengenalkan dunia internet kepada anak-anak mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Apabila dirumah anak tersebut ada jaringan LAN ataupun wi-fi, maka orang tua dari anak tersebut dapat memblock situs-situs yang di anggap tidak perlu bagi anak-anak mereka, dengan cara menggunakan sistem home internet block. Untuk mengatasi atau lebih tepat mencegah dampak negatif terutama untuk anak-anak dan remaja. Mencegah memang selalu lebih baik, cepat atau lambat komunikasi Audio visual khususnya Internet akan berada di depan mata kita. Lebih baik kita tahu lebih dahulu dari pada menyesal di kemudian hari.
Online block: banyak dari pelayanan komersil, seperti American Online dan Prodigy mempunyai mekanisme untuk mengakses daerah terlarang dan tidak tepat untuk anak-anak. Jika anda bergabung pada pelayanan online, akrabkan dengannya dan gunakan dengan persetujuan. Khusus di Indonesia, Radnet - salah satu provider yang ada di Indonesia memang telah memblokir majalah-majalah porno yang terdapat di Internet seperti Playboy dan Penthouse.
Cheklist: yakinkan bahwa anak-anak dan remaja tahu mana yang boleh dan tidak boleh. Jangan pernah berikan informasi pribadi kepada orang asing. Jangan melakukan pertemuan face to face dengan user yang lain tanpa persetujuan keluarga. Selalu ingat bahwa anonimitas (ketakbernamaan) dari Net dapat membuat orang menyembunyikan umur dan identitasnya.
Menunggu: tetaplah nongkrong ketika anak-anak sedang melakukan sesuatu. Tanyakan favorit apa yang mereka lihat, biarkan mereka mengajarkan pada Anda beberapa ’stroke’net. Jika Anda concern pada kegiatan anak pada online, cobalah berbicara pada mereka tentang hal tersebut. Buatlah komputer menjadi kegiatan keluarga sehingga dapat dinikmati dan didiskusikan bersama oleh seluruh keluarga.
Lihatlah jam: Perhatikan berapa yang harus dibayar ketika anak menghabiskan waktunya di online. Banyak tagihan untuk BBS atau Online service. khususnya pada larut malam, mungkin merupakan indikasi dari suatu masalah.
Special Software: Pertimbangkan pembelian software pembersih seperti Surfwatch, yang mana akan melindungi computer yang meload dari salah satu tempat access pada Internet yang diketahui berisi hal-hal sexual. Suatu usaha untuk mencari halaman Penthouse Web, sebagai contoh,menghasilkan tulisan di layar "Block by Surfwatch".
Anda tidak sendiri: Persatuan orang tua dan guru di sekolah atau kelompok lainnya yang concern terhadap masalah itu bersama-sama akan membawa kita ke tempat dimana kita dapat bertukar pengalaman dan mendapatkan support dari orang yang menghadapi masalah yang sama. Juga katakan pada tetangga, karena upaya Anda akan sia-sia jika anak di seberang rumah tanpa batas.
Orang tua harus menanamkan sejak dini cara menggunakan intenet dengan baik dan benar. Para orang tua harus menjelaskan penggunaan internet untuk keperluan yang akademis, Bukan untuk melakukan hal-hal yang tidak perlu. Karena anak-anak dan remaja sangatlah penasaran untuk hal-hal yang asing baginya. Sering kali anak-anak dan remaja mendapatkan suatu informasi yang seharusnya belum saatnya untuk dia mendapatkan informasi itu. Hal ini sering kali berdampak buruk bagi mereka dan mereka sering kali dijadikan sasaran oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan hal-hal yang menjurus ke hal yang negatif.
Kesimpulan
Internet merupakan teknologi yang sudah canggih ke seluruh pelosok dunia, dimana pemakaiannya atau kliennya tidak kenal usia atau status social. setiap teknologi mempunyai berbagai dampak baik positif maupun negative. Namun sebagian besar, mereka menyalahgunakan internet baik secara sengaja atau tidak disengaja. Industri pornografi sangat canggih dalam menjebak remaja. Karena itu kita perlu mewaspadainya. Tetapi hal itu kembali kepada diri kita sendiri, sejauh apa kita akan berbuat, maka sejauh itulah kita akan menerima resikonya. Fungsi daripada orang tua adalah untuk membimbing anak-anak mereka. Apabila adanya pengawasan dan dukungan dari orang-orang terdekat yang dalam hal ini adalah orang tua maka penyimpangan yang terjadi di penggunaan internet bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan. Sehingga perlu adanya tindak kooperatif dan kerjasama yang baik antara remaja dan orang tuanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Followers

Calendar