INTERNATIONAL
STANDARD ON AUDITINGS
Part B
PENILAIAN RISIKO
PEMAHAMAN TENTANG ENTITAS
Pemahaman entitas
adalah suatu proses interaktif. Tiap tahun, pemahaman auditor dari kesatuan harus dibaharui. Sampai ISAs dikeluarkan saat ini, auditor akan
sering memperoleh suatu pengetahuan dasar menyangkut entitas dan kemudian
memusatkan pada perolehan bukti audit yang cukup untuk mendukung isi dari
laporan keuangan tersebut. Usaha audit yang utama semata diarahkan di informasi
tentang keputusan yang dibuat oleh manajemen dan isi dari laporan keuangan
tersebut.
Pemahaman sifat entitas dan
lingkungannya mencakup pengawasan internal, menyediakan auditor dengan suatu
kerangka acuan untuk pembuatan pertimbangan tentang penilaian resiko dan
tanggapan sesuai dengan resiko pernyataan salah saji material di dalam laporan
keuangan.
Pemahaman ini akan
membantu auditor dalam:
● Pendirian penetapan materialitas
● Membuat taksiran
aplikasi manajemen dan pemilihan kebijakan akuntansi
● Pertimbangkan ketercukupan laporan keuangan penyingkapan
● Mengidentifikasi area audit untuk pertimbangan
khusus ( sebagai contoh, related-party transaksi, pengaturan susuai kontrak
kompleks atau tidak biasa, transaksi tidak biasa atau going-concern )
● Mengembangkan harapan perlu untuk melakukan/menyelenggarakan
prosedur analitis
● Designing / Performing prosedur audit lebih
lanjut untuk mengurangi pengambilan resiko
audit pada suatu level yang rendah
● Mengevaluasi ketercukupan bukti audit memperoleh (
sebagai contoh, kepantasan asumsi menggunakan dan perkataan manajemen dan
penyajian tulisan )
Continue Reading...