Tampilkan postingan dengan label ISA 2007. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISA 2007. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2011

PART D - Pelaporan


INTERNATIONAL STANDARD ON AUDITINGS

Part D
PELAPORAN

A.  MENGEVALUASI BUKTI AUDIT 
TUJUAN MENGEVALUASI BUKTI
            Tujuan dari mengevaluasi bukti audit adalah untukmemutuskan setelah mempertimbangkan semua data relevan yang diperoleh, apakah :
       Penilaian dari risiko salah saji material pada tingkatan asersi sudah sesuai
       Bukti cukup yang diperoleh untuk mengurangi risiko salah saji material dalam laporan keuangan pada tingkatan terendah yang dapat diterima
Continue Reading...

PART C - Tanggapan Atas Risiko Ternilai


INTERNATIONAL STANDARD ON AUDITINGS

Part C
TANGGAPAN ATAS RISIKO YANG TELAH DINILAI

A. PERENCANAAN AUDIT YANG TERPERINCI
            Rencana audit yang semakin terperinci menunjuk berbagai berbagai hal dikenali dalam keseluruhan strategi audit, mempertimbangkan kebutuhan untuk mencapai sasaran hasil audit melalui penggunaan sumber daya auditor yang efisien. Walaupun keseluruhan strategi audit akan dibentuk sebelum mengembangkan rencana audit yang terperinci, kedua kegiatan perencanaan tidaklah perlu terpisah atau proses percontohan. Hal itu saling berhubungan karena perubahan yang satu mungkin saja mengakibatkan perubahan pada yang lainnya. Rencana yang terperinci:
  1. Menyediakan suatu hubungan yang jelas antara penilaian risiko dan prosedur audit lebih lanjut 
  2. Menguraikan secara singkat sifat, pemilihan waktu, dan luas sepert prosedur audit lebih lanjut ( test kendali dan prosedur substantif ).
Continue Reading...

PART B - Penilaian Risiko


INTERNATIONAL STANDARD ON AUDITINGS

Part B
PENILAIAN RISIKO

PEMAHAMAN TENTANG ENTITAS
          Pemahaman entitas adalah suatu proses interaktif. Tiap tahun, pemahaman auditor dari  kesatuan harus dibaharui. Sampai ISAs dikeluarkan saat ini, auditor akan sering memperoleh suatu pengetahuan dasar menyangkut entitas dan kemudian memusatkan pada perolehan bukti audit yang cukup untuk mendukung isi dari laporan keuangan tersebut. Usaha audit yang utama semata diarahkan di informasi tentang keputusan yang dibuat oleh manajemen dan isi dari laporan keuangan tersebut.
       Pemahaman sifat entitas dan lingkungannya mencakup pengawasan internal, menyediakan auditor dengan suatu kerangka acuan untuk pembuatan pertimbangan tentang penilaian resiko dan tanggapan sesuai dengan resiko pernyataan salah saji material di dalam laporan keuangan.
Pemahaman ini akan membantu auditor dalam:
       Pendirian penetapan materialitas
       Membuat taksiran  aplikasi manajemen dan pemilihan kebijakan akuntansi
       Pertimbangkan ketercukupan laporan keuangan penyingkapan
     Mengidentifikasi area audit untuk pertimbangan khusus ( sebagai contoh, related-party transaksi, pengaturan susuai kontrak kompleks atau tidak biasa, transaksi tidak biasa atau going-concern )
       Mengembangkan harapan perlu untuk melakukan/menyelenggarakan prosedur analitis
    Designing / Performing prosedur audit lebih lanjut  untuk mengurangi pengambilan resiko audit pada suatu level yang rendah
  Mengevaluasi ketercukupan bukti audit memperoleh ( sebagai contoh, kepantasan asumsi menggunakan dan perkataan manajemen dan penyajian tulisan )

Continue Reading...

PART A - Konsep Dasar


INTERNATIONAL STANDARD ON AUDITINGS

Part A
KONSEP DASAR

A.   AUDIT BERBASIS RISIKO
      Pernyataan ISA 200:
2. Tujuan dari audit dari laporan keuangan adalah untuk memungkinkan auditor untuk menyatakan pendapat apakah laporan keuangan yang disiapkan, di semua bahan memadai, sesuai dengan laporan keuangan yang berlaku kerangka kerja
      Tujuan seorang auditor dalam audit berbasis risiko adalah untuk mendapatkan penjaminan layak dengan tidak adanya salah saji material, yang disebabkan baik karena kecurangan ataupun kesalahan dalam laporan keuangan. Hal ini melibatkan tiga langkah, yaitu: 

  1. Penilaian terhadap risiko salah saji material dalam laporan keuangan.
  2. Merancang dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai prosedur  untuk mengendalikan risiko dan mengurangi risiko salah saji material dalam laporan keuangan sampai tingkat cukup rendah. 
  3. Membuat pernyataan yang sesuai dengan dasar  laporan dalam keputusan akhir audit

Continue Reading...

Followers

Calendar